Rabu, 27 Juni 2012

Bounch of Words


Jadi Newbie lawan Maven di scrabble games, aku ambil posisi students. “You lost” gambar kotak cartoon punya tangan, mata dan kaki layaknya manusia sedang tersenyum merayakan kemenangan dan menyindirku dengan senyuman sinisnya. Ah sebel, kalah terus. Main scrabble lawan computer kalah terus, pernah menang sekali-kalinya seumur hidup. Bagiku itu pencapaian yang luar biasa. He..he.. soalnya di rumah belum pernah ada yang ngalahin Maven.
Kayanya menyenangkan juga bermain scrabble di kelas, ini permainan yang paling kusuka sejak kecil. Aku sering memainkannya dengan mas Oji (my bro).and never win. Ha..ha..
Paling gampang sih beli scrabblenya langsung di pasar Gembrong atau Esemka (alternative belanja murah bagi para guru), tapi kapan aku pergi ke Kota nya, gak ada waktu. And anggaran media pembelajaran juga pas-pasan. Bikin sendiri aja deh, gampang. Ya gak?
1. Buat huruf dar A-Z. Ketik aja lah di computer terus copy paste, cepat kan oia jangan lupa di shapes
2. Perbanyak huruf vokalnya, misal buat huruf a, i, u, e, o 20 buah, konsonannya sekitar 10-15 buah, tapi untuk konsonan yang agak sulit buat 5 buah aja.
3. Print, laminating and potong-potong deh. Untuk papannya gak usahlah. Yang penting ada bidang datar dibawahnya juga udah oke, untuk mulai main.
Nih hasilnya.

 Untuk di kelas, materinya akhlak terpuji. Jadi aku minta anak-anak untuk membuat rangkaian kata dari huruf-huruf yang disediakan sebanyak-banyaknya. Kata tersebut harus berhubungan dengan akhlak. Seru banget, Siinngg tiba-tiba kelasku sepi. Biasanyakan banyak orator di kelas, jadi kebayang gak berisiknya.
Serius-serius banget bikinnya kaya ngerjain soal ujian. Dipikir-pikir bisa jadi cikal bakal TTS nih. Aku foto-fotoin hasil karya mereka, siapa tahu hasil kerja salah satu dari mereka atau salah banyak dari mereka bisa membantuku dalam pembuatan soal. Lumayan.
Yang pasti, mereka senaangg. Dengan jidat yang berkerut-kerut, pipi kembang kempis, bibir yang menyan menyon dan posisi duduk yang berubah-ubah sesuai selera. Ok students, waktunya habis!
Yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, gak mau! 80% dari siswa belum mau menyerah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar