Sabtu, 27 November 2010

SISTERS


                   Keharuman surga merebak ke penjuru negeri
                        Semilir desiran angin menghembuskan geraknya
                        Tertutupi luasnya jarring
                        Akankah sebuah hati mampu melewati porinya?
                                                                        Niscaya tidak!
                                                                        Jika kubangan asa tak lagi fana
                                                                        Sekedar menjadi debu
                                                                        Kerelaan hinggap dalam setiap jiwa
Tsabat dan himmah membuat asa itu menjadi nyata
Cerianya hati, renyahnya senyuman
Membuat gundah enggan membuncah
            Bangunlah saudariku
            Tempuhlah jalan yang berliku, berkerikil tajam
            Mendaki, menukik, menghempaskan diri
            Dari kenyamanan yang tak bertujuan
Kita punya visi yang besar
Melihat wajahNya
Silakan merebahkan tubuh
Menjatuhkan diri akan lelahnya jiwa
            Bersegeralah menyentuh sejuknya air mengalir
            Berlomba menyeka wajah yang hina
            Sekedar penutup luka
            Hati yang merasa hampa
Ajak sendi-sendi melakukan gerakan indah
Dengannya raga tertawa
Jiwa tersenyum
            Di penghujung ritme tubuh indahmu
            Lantunkan segala apa yang kau inginkan
PERCAYALAH!
Penguasa jagad Raya tersenyum melihatmu
Mencatat dalam bukuNya
Menantikanmu kelak bertemu dan
Melihat wajahNya
            Hanya asa dan semangat
            Yang bisa menyertaimu menemuiNya
            We are sisters
            I dream, meet you there….someday
            I believe………..
With deep love. Reni.

Sabtu, 20 November 2010

Move Now!

Kehidupan dan kenyataan adalah perpaduan dari
apa yang kita lakukan dan apa yang menimpa kita.
Peristiwa membuat kita termotivasi untuk menjalani hidup!
Ada yang mengerti. Ada yang tidak.
Ada yang mau bertindak . Ada yang tidak
Mereka yang bertindak, akan berhasil.
Mereka yang tidak bertindak akan gagal

Kamis, 11 November 2010

Pengalaman "AHA"

Menggali ide anak-anak, meminta anak-anak untuk menemukan sendiri jawaban atas pertanyaan mereka ternyata lebih mudah lho. Belajar berbasis cerita pendek yang kemarin digulirkan tidak membingungkan anak-anak. Ternyata mereka bahkan bisa menemukan jawaban yang tak terduga, ternyata eksplorasi yang mereka sajikan lebih variatif dibandingkan jawaban yang kita inginkan.
 Well... story based learning, so far so good. Mudah-mudahan banyak ide-ide penyediaan metode belajar yang lebih segar lagi yang muncul. Supaya anak-anak enjoy mempelajarinya.

Beberapa hari yang lalu si abang percobaan biji kacang hijau, ka mentornya hanya mnerangkan bagian-bagian tumbuhan, lalu mereka melakukan percobaan 1 anak 3 wadah. 
Wadah 1 berisi kapas kering dengan biji kacang hijau di atasnya
Wadah 2 berisi kapas dengan air secukupnya untuk membasahi kapas tersebut dan tentunya kacang hijau di atasnya
Wadah 3 berisi kapas yang agak terendam air dengan kacang hijau di atasnya. Selanjutnya mereka diminta mengawasi pertumbuhan kacang hijau milik mereka masing-masing. Abang menemukan sendiri jawabannya(perbedaannya, kelebihan dan kekurangannya) tertera tulisan di buku penghubungnya. "Wow, presentasi Azzam begitu mengagumkan. Dia bisa menerangkan pertumbuhan tanaman secara detil dan jelas".
Di rumah saya minta untuk menjelaskan kembali, dan ya ia sangat bersemangat menceritakan temuannya tentang tanaman tersebut. Sama antusiasnya ketika ia melakukan percobaan sains, dan bisa menemukan bahwa sebuah lampu dapat menyala tanpa kabel, sedangkan teman-temannya tidak.
Pasti semua orang tua tak akan lelah bercerita tentang kelebihan, kenakalan, dan keceriaan anak-anak mereka. Namun yang diambil dari cerita ini adalah. Anak dapat AHA tanpa seorang guru harus mengeluarkan banyak tenaga untuk menerangkannya. Just like I always say. Education is... as beauty as a flower.

Minggu, 07 November 2010

Story based learning


Cerita merupakan bagian integral dari kehidupan kita, dan telah sejak jaman dahulu. Digunakan sebagai alat penting bagi manusia untuk komunikasi dan belajar. Mereka telah dijalin ke kehidupan kita  dongeng, cerita sebelum tidur, mencengkeram novel,bertujuan  untuk menghibur dan terlibat animasi dan film.
Dengan kemajuan teknologi, cerita telah berubah menjadi bentuk baru tetapi tujuan utama mereka terus tetap sama.
Di catalog Rumah Pinsil yang saya baca, ditekankan bahwa cerita itu sangat penting bagi motivasi hidup manusia. Bagaimana Inggris dapat mengalahkan bangsa Spanyol pada Perang dunia 1 (atau 2 ya lupa, mana guru sejarah nih). Padahal saat itu Spanyol adalah bangsa yang besar dengan segala peradabannya yang marvelous. Ternyata tipsnya satu. Para orang tua mereka selalu dan hampir setiap malam menceritakan kisah (sekarang ada di Disney,) seperti Putri Salju, Putri Tidur dll (saya salah satu favoritnya, kebetulan waktu kecil ibu penjual buku, jadi rumah saya penuh buku, bukan buku sendiri sih. Tapi dari situ saya jadi suka membaca, berimajinasi, menggambar, everything connect to colour)

Kembali ke laptop….
 Mengapa kisah-kisah Disney atau Hans Anderson itu bisa membangkitkan kejayaan Inggris beberapa tahun ke depan. Ternyata isi, konten cerita itu. Hampir semuanya mendoktrin TAK ADA YANG TAK MUNGKIN. Ex: Cinderella dari Upik Abu jadi Putri, Pangeran kodok dan seterusnya. Tak ada yang tak mungkin jika kita yakin dan berusaha. Itu yang jadi doktrin di kepala anak-anak mereka. Sehingga dengan kemegahan Spanyol mereka tidak gentar sedikitpun.

Pembelajaran berbasis cerita adalah salah satu yang paling disukai
Hal ini membawa transfer pengetahuan yang efektif untuk pelajar dan mengarah ke penggunaan di lingkungannya, mengkaitkan karakter sampai cerita tersebut terungkap.
Saya sendiri sedang menerapkan pembelajaran berbasis cerita. Sejauh ini baru materi adab, untuk kisah (Rasulullah) saya belum menemukan metode yang pas selain bercerita

Pada metode yang saya berikan anak diminta untuk menemukan urutan/tata cara di dalam cerita pendek berseri yang saya gulirkan.
Kebanyakan dari buku yang saya baca, mereka menjelaskan materi dengan menyebutkan.
Misalnya begini:
Adab buang air besar dan kecil
1. Dilakukan di tempat tertutup, seperti kamar mandi atau WC
2. Mendahulukan kaki kiri ketika akan masuk WC
Dan seterusnya…

Yang saya lakukan adalah sebagai berikut

“Maryaam, sudah pukul 06.00, ayo mandi! Nanti kamu terlambat” bunda setengah berteriak mengingatkanku.
“Ya bunda…” segera kulangkahkan kaki menuju kamar mandi. Sambil bersenandung kuraih handuk di kursi dan segera melangkahkan kaki menuju kamar mandi. Baru saja mau masuk tiba-tiba
“Yam, masuk kaki kiri! Pakai sendalnya! Jangan lupa baca doa dulu! Diganggu jin baru tahu rasa!” abang Azzam mengingatkanku sambil berjalan menuju meja makan.
“Ups..Iya ya hampir lupa” “terimakasih abangku yang ganteng, manis dan baik hati” ujarku setengah usil.
“Wah… abang sudah rapi dengan seragamnya yang baru”, “ah aku juga mau pakai seragam baru…karena mau ke sekolah yang baru…dapat teman baru…” ujarku dalam hati“Allahumma inni a’udzubika minal khubutsi wal khobaits” ujarku pelan lalu memasuki kamar mandi.
La…la… bangun tidur ku terus mandi, tidak lupa menggosok gigi, ha..’
“Duk…duk…” suara ketukan di pintu kamar mandi. “Maryam, tidak boleh bernyanyi atau bicara di kamar mandi!” suara ayah terdengar berat.
“O iya, lupa…” ujarku dalam hati.
Ya sudah bersih semua, sudah kubersihkan duburku setelah buang air besar, tentunya dengan tangan kiri. Alhamdulillah WCku tidak menghadap kiblat, kata bu guru tidak boleh buang air menghadap kiblat. Dan juga kalau buang air harus di lubang WC, tidak boleh di lantai kamar mandi atau di temboknya, nanti kamar mandinya jadi bau.
“Hah?!  sudah pukul 06.30, harus segera berangkat!” ujar Maryam terkejut sambil memandangi jam dinding di kamar mandi.

Bisakah kalian tebak kemana Maryam akan pergi?_____________________________________
Bagilah kelas menjadi beberapa kelompok.
Dari cerita diatas. Diskusikanlah dengan kelompokmu
Temukan dan tuliskan adab masuk dan berada di dalam kamar mandi yang dilakukan oleh Maryam!

Nah untuk selanjutnya yang jadi pertanyaan besar adalah apakah anak-anak kita mampu.saya sudah mencoba pada kelas sebelumnya (tahun 2009/2010), belum terlalu terlihat evaluasinya.
Apakah yang seperti ini positif. Untuk mengeluarkan metode baru perlu pembiasaan, dan saya sedang mencoba memulainya.
Mohon segala masukan dan kritikan ataupun diskusi lebih lanjut saya nantikan

Sabtu, 06 November 2010

Al Malik

Merayapi sela-sela halaman koran, membuat mata ini lelah menatap. Tapi enggan berhenti.
Ketertarikan yang begitu mendalam menyusupi relung-relung syaraf di bagian terpenting dalam tubuhku.

Adzab apa yang begitu sempurna, sehingga manusia lebih mencintai hewan ternaknya ketimbang nyawanya sendiri
Adzab... terlalu cinta dunia mungkin
atau kemiskinan yang sudah terlalu menyedot darah, daging ditubuh keluarga itu.
Dengan bersemangat, setengah khawatir, setengah berharap kemungkinan ia akan dapat menyelamatkan nyawanya sebelum gundukan tanah yang sangat tinggi itu memuntahkan isinya yang dipenuhi oleh amarah akan buruknya perilaku pemujanya.
Teringat kisah Umar bin Khattab, ketika ia sedang memegang segelas susu, tiba-tiba bumi bergetar.
Umar bertanya, sambil mendekatkan telinganya ke bumi. "Ada apa denganmu?"
Bumi itu tetap bergetar. Umar bertanya lagi, "Apa ada yang salah dengan kepemimpinanku?"
Sontak bumi itu terdiam.
Secuil cerita ini, mungkin dapat sedikit mengingatkan kita. betapa alampun bisa marah/protes atas keburukan akhlak para mahkluk yang menjejakkan kaki di atasnya.
Dan sungguh betapa beratnya seorang pemimpin itu, bahkan dilingkup paling terkecil sekalipin (keluarga)
Terjadinya bencana Umar bin Khattab mengkaitkannya dengan kepemimpinannya. Akankah kita?

Gempa,banjir bandang, tsunami, gunung meletus, hanya sebagian kecil dari kekuasaan Allah yang bisa diperlihatkan. bahwa Allah berkuasa. Yaa Malik.
Depok....akankah... dan semoga tidak.
dan semoga
Dimana kita menjejakkan kaki. ia (bumi) menyambut dengan bahasa yang tidak kita mengerti namun indah untuk dilantunkan di penduduk langit.
Masyarakat Depok...........mencintai Mu. katanya...





.

Jumat, 05 November 2010

Bait puisi milik Abu Utsman Al Jahidh

Apakah ketika engkau telah tua
Berharap seperti di masa muda dulu
Sungguh jiwa telah menipumu
Sebab baju yang usang
Tidaklah seperti yang baru

Mari kita lakukan

Kita bisa meraih
Dalam cara yang berbeda
Dari diri kita sesungguhnya
Kita pasti bisa
Jika kita berusaha
Meraih keberhasilan

Bersama, lakukan dengan benar
Semua impian tidak memiliki batasan
Semua orang sempurna dengan caranya masing-masing

Berhasil…karena berjuang bersama
Semuanya akan jelas terlihat
Jika kita bergandengan tangan

Kita semua bintang
Jika sedikit saja kita menyadarinya

Saat kita melihat peluang
Dan kita bisa mewujudkannya
Mari kita lakukan

Selasa, 02 November 2010

Romantika Illahi

Sibuukk, banget nih.
Koreksi jawaban anak-anak, bikin soal, ngapalin Nuh (besok disetor), jemput anak. Mikirin biaya masuk sekolah Maryam
Fffuuiih...... Rasanya berhenti sejenak untuk menghela sulit.
Hari terasa penuh terisi dengan berbagai aktivitas.
Lelahnya raga...... Oh Allah jangan sampai, jiwa hamba letih
Cuma malam yang bisa mengobati seluruh kesah hamba
Cuma malam yang bisa menemani hamba dengan setia
Aman, nyaman, senyap. Namun berbincang denganMu rasanya sungguuh nikmat.
Camkan "Sesibuk apapun kita di dunia seharusnya semakin meningkatkan romantika kita dengan Allah"
I'll meet U this night. Wait 4 me. and the imphortant thing.
Pleaseeee wakw me up at 03.00